
Bangka, 29 Juni 2026 – Petugas Resor TN Gunung Maras Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel) menerima informasi mengenai empat orang pendaki non prosedural yang diduga tersesat di kawasan Taman Nasional (TN) Gunung Maras, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melalui Forum Lintas Pecinta Alam (FLPA) Bangka Belitung. Keempat pendaki tersebut semuanya berjenis kelamin laki-laki dan berdomisili di Kota Sungailiat, yang berjarak sekitar satu jam dari TN Gunung Maras.
Pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 15.56 WIB, petugas Resor TN Gunung Maras mendapatkan informasi melalui FLPA Bangka Belitung terkait adanya empat orang pendaki yang diduga tersesat di Kawasan TN Gunung Maras. Setelah petugas Resor TN Gunung Maras melakukan verifikasi mengenai kebenaran informasi tersebut ke pihak pelapor, Kepala Seksi KSDA Wilayah III BKSDA Sumsel, Sugito, S.Hut., M.Sc. dan Kepala Resor TN Gunung Maras, Yoni Adi Pranoto, S.H. berkoordinasi dengan Bupati Bangka, BASARNAS, BPBD, DAMKAR, POLSEK Riau Silip, BABINSA Desa Berbura, Kader Konservasi TN Gunung Maras, serta unsur terkait lainnya untuk berkolaborasi membentuk tim penyelamat dalam upaya pencarian dan evakuasi. Tim penyelamat terbagi menjadi tiga tim yang sesuai dengan penempatan masing-masing di setiap tiga jalur pendakian TN Gunung Maras, upaya pencarian dimulai pukul 22.00 WIB. Senin, 29 Juni 2026 pukul 04.15 WIB tim penyelamat menemukan empat pendaki tersebut sekitar 770 meter dari jalur pendakian resmi via Meruyan. Pada saat ditemukan tiga orang pendaki dalam kondisi sehat, dan satu orang pendaki dalam kondisi cedera ringan karena terperosok. Proses evakuasi berjalan lancar, dan dilakukan hingga pukul 09.00 WIB, dikarenakan pendaki yang cedera harus dibawa menggunakan tandu oleh tim penyelamat menuju ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pada akhir kegiatan, apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan oleh Bupati Bangka, Bapak Fery Insani, S.E., M.M., kepada seluruh pihak, khususnya BKSDA Sumsel serta seluruh gabungan tim penyelamat, yang telah melakukan upaya pencarian dan evakuasi pendaki dengan baik. Pada kesempatan ini, BKSDA Sumsel juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan pendakian di TN Gunung Maras untuk selalu mematuhi prosedur yang berlaku dengan melaporkan rencana pendakian terlebih dahulu kepada petugas BKSDA Sumsel di Pos Pintu Masuk Jalur Berbura. Selain itu, pendaki diharapkan menggunakan jalur pendakian resmi, serta mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan yang memadai, serta mengutamakan keselamatan selama pendakian. Kepatuhan terhadap prosedur tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko yang membahayakan diri sekaligus mendukung upaya pelestarian kawasan konservasi.
Ditulis oleh
Admin BKSDA
Kontributor


