
Palembang, 20-22 April 2026 - Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pejabat Fungsional diikuti oleh sejumlah Polisi Kehutanan Lingkup Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel) beberapa waktu yang lalu selama 3 (tiga) hari, yaitu pada 20-22 April 2026 di Kota Palembang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kinerja, serta keterampilan Pejabat Fungsional Polisi Kehutanan BKSDA Sumsel dalam melakukan tugas sehari-hari, dengan menggunakan metode pembelajaran di ruang kelas dan juga pembekalan materi.
Kegiatan ini rutin dilakukan secara berkala setiap tahun, dan pada tahun ini diikuti oleh 60 (enam puluh) orang Polisi Kehutanan, 4 (empat) orang Pejabat Struktural, 3 (tiga) orang Medik Veteriner, dan 13 (tiga belas) orang Manggala Agni lingkup BKSDA Sumsel. Pada hari pertama (20/4) kegiatan diawali dengan pelaksanaan tes, yaitu tes psikologi dan tes kesehatan yang meliputi tes narkoba dan tes buta warna yang bertempat di RS Bhayangkara Palembang dan bekerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, dalam rangka untuk memenuhi persyaratan perpanjangan kartu penguasaan pinjam pakai senjata api (Pengpin) bagi Polisi Kehutanan. Pada hari kedua (21/4), bertempat di ruang rapat BKSDA Sumsel kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Balai KSDA Sumsel yang memberikan pembinaan berupa kata sambutan dan arahan, serta dilanjutkan dengan pembekalan materi mengenai Polisi Kehutanan dan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Kemudian pada hari ketiga (22/4) dilakukan kegiatan latihan menembak yang bertempat di Shooting Range Jakabaring Palembang, diawali dengan penyampaian arahan dan dilanjutkan dengan praktik langsung penggunaan senjata api didampingi oleh instruktur dari Perbakin (Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia). Seluruh rangkaian kegiatan ini juga diikuti oleh Pejabat Fungsional Medik Veteriner yang dimaksudkan untuk mempersiapkan penggunaan senjata bius yang tepat, aman, dan sesuai prosedur untuk upaya mitigasi interaksi negatif satwa liar dengan manusia di kemudian hari.
Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan agar Pejabat Fungsional Polisi Kehutanan dapat melaksanakan tugas perlindungan dan pengamanan kawasan hutan sesuai dengan prinsip perlindungan hutan, serta mampu lebih memahami tugas dan tanggung jawab serta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar tercipta pengelolaan kawasan hutan yang efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat optimal bagi kelestarian lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.
Ditulis oleh
Admin BKSDA
Kontributor

