
Kab. Banyuasin, 1 Mei 2026 - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi bersama perangkat Desa Sukapindah dan pihak PT Patri Agung Perdana. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi multipihak guna mengurangi risiko kebakaran, khususnya di Kawasan SM Padang Sugihan.
Selain sosialisasi, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan didampingi Kepala Seksi KSDA Wilayah I bersama tim juga melaksanakan groundcheck pada lokasi rencana pembangunan flap gate. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan titik pembangunan sesuai dengan kondisi lapangan serta mampu mendukung efektivitas pengelolaan tata air. Penentuan lokasi yang tepat menjadi faktor penting agar fungsi flap gate dapat berjalan optimal dalam menjaga tinggi muka air.
Flap gate merupakan salah satu infrastruktur pengendalian air yang berfungsi menahan dan mengatur aliran air, sehingga tinggi muka air di lahan gambut tetap terjaga. Kondisi lahan yang tetap basah menjadi kunci utama dalam menekan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Dengan demikian, keberadaan flap gate tidak hanya berperan dalam pencegahan karhutla, tetapi juga mendukung upaya pemulihan dan perlindungan ekosistem.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga tata air dan lingkungan sekitar. Peran aktif masyarakat, pemerintah desa, serta dukungan pihak swasta menjadi elemen penting dalam menciptakan sistem pencegahan karhutla yang efektif dan berkelanjutan di SM Padang Sugihan.
Kedepannya, kolaborasi seperti ini akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kelestarian kawasan dan meminimalkan risiko bencana karhutla di Sumatera Selatan.
Ditulis oleh
Admin BKSDA
Kontributor

