
Musi Rawas Utara, 12 Mei 2026 - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pemasangan camera trap di wilayah Desa Kuto Tanjung, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kemunculan satwa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di sekitar wilayah desa selama 3 (tiga) bulan terakhir.
Sebelum pelaksanaan kegiatan di lapangan, Tim BKSDA Sumsel terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan SPTN Wilayah V Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Lubuklinggau. Koordinasi dilakukan mengingat Desa Kuto Tanjung merupakan desa penyangga yang berbatasan langsung dengan kawasan TNKS.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Tim BKSDA Sumsel turut didampingi oleh Kepala SPTN Wilayah V TNKS dan Kepala Resor PTN Wilayah Ulu Rawas. Tim bersama masyarakat melakukan pengecekan pada beberapa titik yang diinformasikan sebagai jalur perlintasan satwa liar di sekitar area perkebunan dan hutan. Dari hasil pengecekan lapangan, tim menemukan jejak satwa Harimau Sumatera yang diduga berusia 1-2 hari di area kebun karet warga yang berada sekitar 1 km dari permukiman desa.
Sebagai langkah pemantauan, Tim BKSDA Sumsel memasang 1 (satu) unit camera trap di lokasi ditemukan jejak satwa Harimau Sumatera dan 2 (dua) unit camera trap di titik-titik strategis yang diduga menjadi jalur perlintasan satwa liar. Kamera tersebut dipasang di area perkebunan dan kawasan hutan di luar wilayah TNKS untuk membantu pengumpulan data keberadaan serta aktivitas satwa liar di sekitar desa.
Selain pemasangan camera trap, BKSDA Sumsel bersama SPTN Wilayah V TNKS juga melaksanakan sosialisasi kepada perangkat desa dan masyarakat terkait langkah mitigasi interaksi negatif antara manusia dan satwa liar. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar permukiman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya pemantauan dan mitigasi dapat berjalan dengan baik sehingga keselamatan masyarakat maupun kelestarian satwa liar tetap terjaga.
Ditulis oleh
Admin BKSDA
Kontributor

