Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dan Direktorat Konservasi Spesies & Genetik bersama dengan BKSDA Sumsel Lakukan Pendataan serta Uji DNA Katak Sawah (Fejervarya cancrivora)

Kegiatan
Bagikan:
Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dan Direktorat Konservasi Spesies & Genetik bersama dengan BKSDA Sumsel Lakukan Pendataan serta Uji DNA Katak Sawah (Fejervarya cancrivora)

Palembang - Beberapa waktu yang lalu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pendataan stok sekaligus pengambilan sampel DNA komoditas katak sawah (Fejervarya cancrivora) di Sumatera Selatan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pengedar Luar Negeri, yaitu PT Lestari Magris di Kota Palembang dan PT Agung Jayasari Sakti di Kabupaten Ogan Ilir. Selain itu, dilakukan pendataan pada pengumpul katak sawah (Fejervarya cancrivora) yang berada di Kota Palembang.

Melalui kegiatan ini, tim melakukan verifikasi dan pendataan terhadap stok komoditas katak sawah (Fejervarya cancrivora) yang dimanfaatkan atau diperdagangkan. Data yang diperoleh menjadi informasi penting untuk mengetahui kondisi aktual pemanfaatan komoditas tersebut di wilayah Sumatera Selatan.

Selain pendataan stok, tim juga melakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan genetik (DNA). Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan identitas spesies katak sawah (Fejervarya cancrivora) yang dimanfaatkan sekaligus menjadi referensi ilmiah dalam mendukung proses identifikasi dan pengendalian perdagangan satwa liar.

Kegiatan pendataan dan pengambilan sampel DNA ini diharapkan dapat memperkuat basis data ilmiah dalam pengelolaan serta pengawasan pemanfaatan satwa liar. Dengan demikian, pemanfaatan sumber daya alam hayati dapat terus dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

AB

Ditulis oleh

Admin BKSDA

Kontributor

Call Center
Call Center